You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Senganan
Logo Desa Senganan
Desa Senganan

Kec. Penebel, Kab. Tabanan, Provinsi Bali

OM SWASTYASTU " SELAMAT DATANG DI DESA SENGANAN " -Terwujudnya Desa Senganan yang Sejahtera dan Harmonis dalam Keragaman, melalui Pembangunan Partisipatif yang berwawasan Budaya -Bersama masyarakat memperkuat kelembagaan desa yang ada sehingga dapat melayani masyarakat secara optimal -Bersama masyarakat dan kelembagaan desa menyelenggarakan pemerintahan dan melaksanakan pembangunan yang partisipatif -Bersama masyarakat dan kelembagaan desa dalam mewujudkan Desa Senganan yang aman, tentram, damai dan harmonis dalam keragaman -Bersama masyarakat dan kelembagaan desa memberdayakan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. OM SANTHI SANTHI SANTHI OM

KETAHANAN PANGAN

I GUSTI NGURAH AGUNG PUTERA SENTANA, SE 29 April 2026 Dibaca 36 Kali
KETAHANAN PANGAN

Ketahanan Pangan Desa memiliki peranan yang sangat penting dalam memastikan ketersediaan pangan yang dihasilkan secara mandiri oleh masyarakat. Hal ini sejalan dengan Keputusan Menteri Desa, PDT Nomor 82 Tahun 2022 yang memberikan pedoman bagi desa dalam mengelola dan meningkatkan kedaulatan pangan. Di tengah tantangan global, desa dituntut untuk berinovasi menerapkan praktik pertanian berkelanjutan guna menciptakan sistem pangan yang tangguh. Dengan memberdayakan potensi lokal, desa tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan konsumsi harian tetapi juga secara signifikan mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar wilayah.Ketahanan Pangan Desa memiliki peranan yang sangat penting dalam memastikan ketersediaan pangan yang dihasilkan secara mandiri oleh masyarakat. Hal ini sejalan dengan Keputusan Menteri Desa, PDT Nomor 82 Tahun 2022 yang memberikan pedoman bagi desa dalam mengelola dan meningkatkan kedaulatan pangan. Di tengah tantangan global, desa dituntut untuk berinovasi menerapkan praktik pertanian berkelanjutan guna menciptakan sistem pangan yang tangguh. Dengan memberdayakan potensi lokal, desa tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan konsumsi harian tetapi juga secara signifikan mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar wilayah.

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBD 2026 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp 827.682.600,84 Rp 1.945.049.000,00
42.55%
Belanja
Rp 774.033.509,00 Rp 2.382.741.947,00
32.48%
Pembiayaan
Rp 519.017.947,00 Rp 437.692.947,00
118.58%

APBD 2026 Pendapatan

Dana Desa
Rp 373.456.000,00 Rp 373.456.000,00
100%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp 73.481.000,00 Rp 385.778.000,00
19.05%
Alokasi Dana Desa
Rp 322.500.000,00 Rp 774.015.000,00
41.67%
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp 22.200.000,00 Rp 193.800.000,00
11.46%
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota
Rp 33.450.000,00 Rp 213.000.000,00
15.7%
Bunga Bank
Rp 2.595.600,84 Rp 5.000.000,00
51.91%

APBD 2026 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp 580.233.509,00 Rp 1.577.914.000,00
36.77%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp 166.000.000,00 Rp 420.272.947,00
39.5%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa
Rp 9.800.000,00 Rp 293.355.000,00
3.34%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa
Rp 0,00 Rp 48.000.000,00
0%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp 18.000.000,00 Rp 43.200.000,00
41.67%